Thursday, February 7, 2013

KERIS ISI DAN KOSONG

Sering kita mendengar ada salah seorang

pemilik keris yang mengatakan keris saya kosong karena sudah tidak

terawat atau sebab - sebab yang lainnya, cerita dimasyarakat tentang isi

atau tidaknya suatu (keris) memang masih membingungkan, walaupun keris

itu dari warisan, pemberian orang, mas kawin atau yang mendapatkan

dengan cara-cara lainnya. Para pakar Perkerisan menyebutkan bahwa ada

banyak sekali jenis keris yang beredar dimasyarakat, untuk meneliti isi

atau tidaknya suatu keris tersebut masih sulit untuk dibuktikan. “Bahwa

ada 4 macam kategori keris yang ada di masyarakat diantaranya :

 

 

1. Keris Souvenir : Keris yang sengaja

dibuat untuk hadiah pada seseorang atau untuk diperdagangkan dalam dunia

luas, keris ini biasanya dibuat sederhana atau juga ada yang dibuat

indah dan sangat menarik, namun isi atau tuahnya tidak ada. Keris-keris

model ini biasa dibuat oleh pengrajin dan bukannya seorang Empu Keris.

Dalam sehari seorang pengrajin keris ini dapat membuat 15 sampai 20 buah

dan biasa diperjualbelikan sebagai barang Souvenir.

 

 

2. Keris Ageman : suatu keris yang hanya

menonjolkan keindahan bentuk atau model keris tersebut. Keris yang

demikian ini tidak ada isinya karena Sang Empu pada saat membuat keris

tanpa melakukan tapa brata dan upacara-upacara tertentu. . Dalam sehari

seorang Empu keris ini dapat membuat 3 sampai 5 buah.

 

 

3. Keris Tayuhan : Sebuah keris yang

dibuat oleh seorang Empu melalui upacara-upacara khusus, biasanya pada

jaman dahulu ada seseorang yang memesan Keris pada seorang Empu untuk

suatu keperluan, untuk kewibawaan, memudahkan dapat rejeki atau juga

untuk penolak bala. Kemudian sang Empu membuat keris sesuai keinginan

dari pemesannya dan tentu saja keris tersebut memiliki tuah atau isi

sesuai keinginan dari sang empu. Biasanya Keris model ini sederhana tapi

ada juga yang dibuat indah dan menarik. Dalam setahun seorang Empu

keris dapat membuat 1 atau 5 buah.

 

 

4. Keris Pusaka : Sebuah keris yang

dibuat oleh seorang Empu keris yang memiliki ciri – ciri indah dan

memiliki tayuhan. Tentu saja pada saat pembuatan melakukan

upacara-upacara khusus agar keris tersebut bertuah. Dalam setahun

seorang Empu keris dapat membuat 1 atau 2 buah saja.

 

 

 

 

“ Keris yang berisi tayuhan itu pasti

memiliki daya tersendiri bagi yang melihat atau memilikinya, daya isi

bisa berupa perwujudan keris itu tampak wingit, galak, demes atau

memiliki prabawa tersendiri sedang keris yang tidak berisi pasti tampak

biasa tidak ada rasa atau sesuatu dalam perasaan kita”. Bahwa keris yang

dulunya dibuat sebagai keris Tayuhan atau keris pusaka kekuatannya

tidak dapat hilang, dikarenakan bahan-bahan yang dipakainya saja sudah

mengandung tuah. Besinya dicari besi pilihan yang bertuah, pamornya juga

demikian sehingga isi dari keris tersebut tidak akan hilang selama

perwujudannya masih ada. Secara Logika dapat disamakan dengan besi

Magnet, jenis besi ini memang memiliki kekuatan untuk dapat menarik

besi, kekuatannya tidak bakal hilang selama unsur-unsur magnetnya masih

ada demikian juga Keris, selama unsur besi, Baja dan Pamor masih melekat

kekuatan alaminya tidak bakal hilang. Hanya para empu yang mengetahui

kekuatan atau daya apa yang terkandung dalam bahan-bahan keris tersebut.

Jika ada orang yang dapat mengambil isi keris sebenarnya hanya daya

postipnotis (daya saran) yang dilekatkan empu saja yang diambilnya,

sedang daya alami dari bahan keris akan tetap ada secara alami.

No comments:

Post a Comment