Friday, October 30, 2015

Keris Jalak Budha

Jalak Budha Jalak Budha merupakan salah satu bentuk dapur keris yang ukuran bilahnya lebar, pendek, tebal, lurus. Bentuknya sederhana dengan Gandik  polos, pejetan-nya dangkal, sogokan-nya rangkap dan tipis, kadang-kadang memakai tingil, ricikan lain tidak ada. Permukaan bilah keris Jalak Budha pada umumnya tidak rata, melainkan keropos seperti bopeng. Besinya mempunyai kesan nglempung bagai tanah liat. Kalangan pecinta keris pada umumnya sependapat bahwa Keris Jalak Budha merupakan keris generasi pertama di Indonesia, berarti  juga keris pertama di dunia. Dari segi tuah, bagi mereka yang percaya, semua keris Jalak Budha memiliki tuah yang baik bagi keselamatan. Itulah sebabnya, keris Jalak Budha sering digunakan sebagai Keris Tindih, yakni difungsikan sebagai peredam tuah keris lain yang ‘galak’, ‘keras’, buruk  atau menganggu. Karena kesalahkaprahan semua jenis dapur keris yang diperkirakan dibuat pada zaman Buddha dikatakan sebagai Jalak Budha. Padahal ada juga keris Budha yang ber-dapur Betok dan Brojol. Salah satu ciri khas Jalak Budha adalah adanya metuk di bawah ganjanya. Dengan adanya metuk ini, ukiran yang dipasang pada keris Jalak Budha tidak memerlukan mendak.

No comments:

Post a Comment